Penulis: Fitri Handajani
Kategori: Kesehatan
Intermitten fasting (puasa) mendapat perhatian yang besar dalam pandangan ilmiah adanya beberapa penelitian dikembangkan sekitar 30 tahun yang lalu. Penelitian pertama dilakukan pada mikroorganisme dan tidak secara langsung pada manusia, ditemukan bahwa puasa dan pembatasan kalori di anggap sebagai intervensi yang sulit, dikombinasikan dengan risiko kesehatan yang tidak terstruktur dengan baik.
Puasa merupakan intervensi pembatasan diet yang paling ekstrem karena memerlukan nutrisi secara menyeluruh.